Valentino Rossi Ungkap Satu Alasan Tak Kunjung Pensiun Jadi Rider MotoGP
2 min read

Valentino Rossi Ungkap Satu Alasan Tak Kunjung Pensiun Jadi Rider MotoGP

Valentino Rossi Ungkap Satu Alasan Tak Kunjung Pensiun Jadi Rider MotoGP
Valentino Rossi mengungkapkan satu alasan yang membuatnya selalu menunda keputusan untuk pensiun hingga saat ini.

TAVULLIA – Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, mengungkapkan satu alasan yang membuatnya selalu menunda keputusan untuk pensiun hingga saat ini. Padahal jika berbicara soal kompetitif, pembalap berusia 42 tahun itu sudah bisa dikatakan sulit bersaing.

Pada beberapa tahun terakhir, isu soal Valentino Rossi pensiun sebagai rider MotoGP terus bermunculan. Tetapi, pembalap berjuluk The Doctor itu masih menyimpan harapan untuk memperpanjang karier MotoGP setelah 2021.

Valentino Rossi
Valentino Rossi

Namun, saat ini, VR46 hanya memiliki kontrak satu tahun bersama tim satelit Yamaha yakni Petronas SRT. Sementara bos SRT yakni Razlan Razali pun masih mempertimbangkan Valentino Rossi untuk memperpanjang kontraknya hingga musim depan.

Sejauh ini, Valentino Rossi masih kesulitan untuk bisa bersaing dengan para pembalap muda. Terakhir, pembalap berpaspor Italia itu meraih kemenangan terjadi pada 2017 kala ia mentas di MotoGP Belanda.

Tetapi, dengan situasi yang kurang menyenangkan tersebut, Valentino Rossi tetap bertahan jadi pembalap MotoGP. VR46 mengaku memiliki kebahagiaan tersendiri meski pada akhirnya ia gagal meraih kemenangan.

“Alasan saya sangat sederhana dan bagi saya aneh bahwa beberapa orang tidak memahaminya, mungkin cara berpikir saya berbeda,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari La Gazzetta dello Sport, Rabu (28/4/2021).

“Saya suka perasaan saya, sensasi, adrenalin yang muncul dari kemenangan, naik podium, atau sekadar balapan yang bagus,” tambahnya.

“Saya baik-baik saja selama beberapa hari (dengan kondisi itu). Saya suka perasaan itu di sana,” lanjutnya.

Valentino Rossi
Valentino Rossi

“Saya tahu betul bahwa pada akhirnya, waktu akan menang, sayangnya itu terjadi pada semua orang. Tetapi, saya mencoba sekuat tenaga untuk membuatnya (waktu) sesulit mungkin, itu saja,” sambungnya.

“Ini adalah satu-satunya alasan mengapa saya masih balapan,” tukas pemilik tujuh gelar juara MotoGP.