Terpuruk di GP Spanyol, Ini Alasan Baru Valentino Rossi
1 min read

Terpuruk di GP Spanyol, Ini Alasan Baru Valentino Rossi

Terpuruk di GP Spanyol, Ini Alasan Baru Valentino Rossi
Valentino Rossi menelan hasil buruk lagi di MotoGP 2021. Untuk kali keempat secara beruntun, dia gagal masuk 10 besar lantaran finish ke-17 di GP Spanyol. Foto: reuters

Valentino Rossi kembali menelan hasil buruk selama mengikuti MotoGP 2021. Untuk kali keempat secara beruntun, pembalap Petronas Yamaha SRT itu gagal masuk 10 besar lantaran finish ke-17 di GP Spanyol.

Rossi harus menerima kenyataan tidak bisa maksimal di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5/2021) malam WIB. VR46 kembali gagal mendulang poin untuk ketiga kalinya secara berturut. Artinya, dia belum bisa memenuhi janjinya untuk tampil lebih bagus.

Selama empat seri yang diikuti, The Doctor finisih ke-12 (GP Qatar), ke-16 (GP Doha), gagal finish (GP Portugal) dan ke-17 (GP Spanyol). Imbasnya Rossi tercecer di urutan ke-21 klasemen sementara dengan empat poin. Dia tertinggal 62 poin dari Francesco Bagnaia.

Ya, veteran berusia 42 tahun itu masih kesulitan untuk tampil kompetitif. Start dari posisi ke-17, dia gagal menunjukkan aksi terbaiknya sepanjang balapan. Rossi lalu beralasan ada kendala pada kecepatan dan daya cengkram ban.

"Itu adalah balapan yang sulit karena saya tidak memiliki kecepatan, dan saya sangat menderita dengan masalah cengkeraman. Pada kenyataannya kecepatan yang saya miliki selama balapan hampir sama dengan saat latihan bebas," kilah Rossi.

"Pada awalnya saya merasa sulit untuk menghentikan motornya. Tetapi, itu sedikit meningkat dan saya ingin mencoba mencetak beberapa poin, tetapi itu tidak mungkin hari ini," sambungnya, di laman resmi Petronas Yamaha.

Hasil ini jelas menambah catatan buruk Rossi yang baru mengumpulkan empat poin di empat seri musim 2021. Namun, tujuh kali jawara dunia MotoGP itu belum akan menyerah. Dia masih percaya akan meningkat sedikit demi sedikit dan tampil kompetitif di balapan selanjutnya.

"Ini awal yang sulit untuk musim ini. Saya pikir kami bisa menjadi kompetitif. Jadi kami perlu bekerja untuk memahami cara meningkatkan kecepatan. Kami punya tes, jadi kami akan mencoba beberapa hal. Semoga ini akan memberi kami beberapa jawaban menjelang balapan di Prancis," pungkasnya.

Rossi boleh saja berkilah motornya kurang cepat. Tapi, anehnya hasil apik justru diraih rekan setimnya, Franco Morbidelli. Pembalap jebolan VR46 Academy itu berhasil naik podium setelah finis di urutan ketiga.