Takut Kena Karma, Quartararo Enggan Jemawa Hadapi MotoGP Spanyol 2021
2 min read

Takut Kena Karma, Quartararo Enggan Jemawa Hadapi MotoGP Spanyol 2021

Takut Kena Karma, Quartararo Enggan Jemawa Hadapi MotoGP Spanyol 2021
Quartararo tak ingin besar kepala jelang MotoGP Spanyol 2021.

JEREZ – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tak ingin besar kepala jelang MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada Minggu 2 Mei 2021 malam WIB. Ia tak ingin tertimpa karma karena kesombongannya tersebut.

Seperti diketahui, Quartararo tiba di Sirkuit Jerez dengan penuh kepercayaan diri. Sebab, pembalap berusia 22 tahun itu memiliki modal positif usai memenangi dua seri balapan di GP Doha dan GP Portugal 2021.

Fabio Quartararo
Fabio Quartararo

Tetapi, lebih dari itu, Quartararo juga memiliki kenangan manis di Sirkuit Jerez. Pada musim lalu, pembalap berjuluk El Diablo itu berhasil keluar sebagai pemenang dalam dua balapan bertajuk GP Spanyol dan GP Andalusia.

Akan tetapi, Quartararo tidak ingin merasa jemawa dengan hal tersebut. Sebab, jika menilik MotoGP Portugal 2021, sang pemenang musim lalu yakni Miguel Oliveira justru tampil melempem dan pulang tanpa membawa poin usai finis ke-16.

“Ya, saya merasa sangat bersemangat. Pertama-tama, karena saya suka trek ini dan saya merasa hebat di motor dan di tim,” ungkap Quartararo, mengutip dari Crash, Jumat (30/4/2021).

“Saya hanya berpikir untuk bekerja dengan cara yang sama dari Qatar dan tidak berpikir tentang tahun lalu memenangkan kedua balapan di sini,” tambah pembalap berpaspor Prancis itu.

“Kami melihat Miguel yang menang tahun lalu di Portimao, tetapi kemudian beberapa kesulitan (tahun ini), jadi saya hanya ingin terus bekerja dan bersiap untuk Minggu nanti,” lanjutnya.

Karena itu, Quartararo akan tetap rendah hati tetapi juga berusaha semaksimal mungkin seperti yang ia lakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Apalagi balapan musim lalu di Jerez berlangsung pada Juli, dengan kondisi lintasan yang sangat panas.

Fabio Quartararo
Fabio Quartararo

“Sekarang dengan cara yang sama sekali berbeda dari tahun lalu, tetapi pendekatan saya tetap sama. Pada 2019 kurang lebih situasinya sama, dan kami saat itu melakukannya dengan baik,” sambungnya.

“(Pada 2019) kami mendapatkan pole position pertama dan kami sempat ada di urutan kedua sebelum saya memiliki masalah pada motor, tetapi itu adalah pertama kalinya saya merasa nyaman dan cepat dengan motor MotoGP,” pungkasnya.