Sebab Marc Marquez Cuma Bisa Selesaikan 7 Lap Saat Tes di Jerez
2 min read

Sebab Marc Marquez Cuma Bisa Selesaikan 7 Lap Saat Tes di Jerez

PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Marc Marquez saat balapan pada MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

NONTONGP.COM - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, hanya bisa menyelesaikan tujuh lap saat mengikuti official test MotoGP di Sirkuit Jerez, Senin (3/5/2021) malam WIB.

Dari 21 pebalap yang berpartisipasi, Marc Marquez menjadi rider dengan jumlah putaran paling sedikit pada official test MotoGP kali ini.

Sebagai perbandingan, Maverick Vinales (Petronas Yamaha SRT) yang menjadi pebalap terbaik pada tes kali ini sukses menyelesaikan 101 putaran.

Maverick Vinales menjadi pebalap terbaik dengan catatan waktu putaran tercepatnya adalah 1 menit 36,879 detik. Waktu itu dibukukan Maverick Vinales pada percobaan ke-83.

Di sisi lain, waktu putaran terbaik yang diciptakan Marc Marquez dari tujuh percobaan adalah 1 menit 38,303 detik.

Catatan waktu tersebut membuat Marc Marquez harus puas menempati peringkat 16 pada official test kali ini.

Seusai menyelesaikan official test MotoGP di Sirkuit Jerez, Marc Marquez mengaku masih merasakan sakit di leher dan bahu kanannya.

Menurut Marc Marquez, rasa sakit itulah yang membuat dirinya hanya mampu menyelesaikan tujuh putaran pada official test MotoGP kali ini.

"Saya sangat bersemangat mengikuti tes kali ini. Namun, ketika saya bangun di pagi hari, saya merasa sisi kanan bagian tubuh saya mati rasa dari leher sampai bahu kanan," kata Marc Marquez dikutip dari situs Corsedimoto.

"Lengan saya juga tidak bekerja dengan baik setelah menyelesaikan puluhan lap akhir pekan lalu. Hal itulah yang membuat leher dan bahu saya seperti mati rasa," ujar Marquez.

"Saya sempat berpikir mungkin kondisi saya akan lebih baik setelah melakukan pemanasan. Namun, saya segera sadar bahwa saya tidak cukup fit untuk berkendara pagi ini," ucap Marquez.

"Setelah mengetahui itu, saya lansung berbicara kepada tim untuk menghentikan pengujian ini," tutur Marquez menambahkan.

Lebih lanjut, Marc Marquez menilai rasa sakit di leher dan bahu kanan yang dia alami adalah dampak dari dua kecelakaan akhir pekan lalu.

Kecelakaan pertama yang menimpa Marquez terjadi pada FP3 MotoGP Spanyol, Sabtu (1/5/2021).

Marquez saat itu kehilangan cengkeraman di roda depan saat memacu motornya dalam kecepatan 180 km/jam ketika memasuki Tikungan 7.

Akibatnya, Marc Marquez terjatuh dan terseret melewati gravel trap (tumpukan pasir) sebelum akhirnya menabrak air fence alias pagar pembatas sirkuit.

Kecelakaan kedua yang menimpa Marc Marquez terjadi saat sesi warm up atau pemanasan beberapa jam menjelang balapan MotoGP Spanyol dimulai.

Kali ini Marc Marquez terjatuh ketika hendak melewati tikungan 4.

Beruntung bagi Marc Marquez karena dua kecelakaan itu tidak menghalangi dirinya untuk mengikuti balapan MotoGP Spanyol, Minggu (2/5/2021).

Namun, Marc Marquez harus puas dengan raihan tujuh poin setelah finis di urutan ke-9 MotoGP Spanyol.

Terdekat, Marc Marquez akan bersiap untuk mengikuti MotoGP Perancis.

MotoGP Perancis merupakan seri kelima dari Kejuaraan Dunia musim ini yang akan dihelat di Sirkuit Le Mans pada 14-16 Mei mendatang.

Terkait target untuk MotoGP Perancis, Marc Marquez hanya bisa berharap dirinya bisa pulih dan kembali mendapatkan sentuhan menjelang balapan.

"Saya saat ini tidak bisa mengemudi pada tingkat yang dapat diterima untuk memahami banyak hal," kata Marc Marquez.

"Kita akan lihat apakah di Sirkuit Le Mans saya bisa mengambil langkah lain dalam hal kepercayaan diri dan perasaan dengan motor," tutur Marquez menambahkan.

Penulis: M. Hafidz ImaduddinEditor: Ferril Dennys