Pol Espargaro: Saya Tidak Butuh Marc Marquez
2 min read

Pol Espargaro: Saya Tidak Butuh Marc Marquez

Pol Espargaro: Saya Tidak Butuh Marc Marquez
Pol Espargaro mengaku tak membutuhkan Marc Marquez untuk menunjukkan aksinya di lintasan balap.

JEREZ – Pembalap Tim Repsol Honda, Pol Espargaro, mengaku tak membutuhkan Marc Marquez untuk menunjukkan aksinya di lintasan balap. Sebab, ia sendiri tidak merasa ada tekanan tambahan saat Marquez kembali ke MotoGP pada dua pekan lalu.

Seperti diketahui, Marquez telah kembali ke balapan MotoGP setelah absen selama sembilan bulan. Ia pun menjalani balapan comeback-nya di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal yang merupakan seri ketiga di MotoGP musim ini.

Marc Marquez
Marc Marquez

Pada tersebut, The Baby Alien –julukan Marquez– pun tampil memukau dengan berhasil menempati posisi ketujuh. Menariknya, pencapaian Marquez itu pun merupakan hasil terbaik untuk pembalap Honda sejauh ini di MotoGP 2021.

Padahal Honda memiliki tiga pembalap lainnya yang telah menjalani dua seri awal di Sirkuit Losail, Qatar. Sebelum Marquez, peringkat terbaik di raih Espargaro yang menempati urutan kedelapan di MotoGP Qatar 2021.

Sebelumnya, Espargaro sendiri tidak menyangkal bahwa kehadiran Marquez sangatlah penting untuk tim. Tetapi, pada satu sisi, ia juga tidak ingin bergantung kepada Marquez untuk membuktikan dirinya bisa tampil cepat atau tidak dengan RC213V.

“Saya pikir ketika seseorang cepat dalam tim, itu memberi tekanan pada yang lain,” ungkap Marquez, mengutip dari Motorsport, Jumat (30/4/2021).

“Pada akhirnya tekanan saya tidak berubah walaupun Marc melakukan hasil yang lebih baik atau lebih buruk,” tambah pembalap berpaspor Spanyol tersebut.

“Maksud saya, saya pikir orang yang memberi tekanan pada diri saya sendiri adalah saya. Saya hanya memaksakan diri di setiap sesi dan saya tahu kapan saya cepat dan kapan saya lambat,” sambungnya.

Pol Espargaro
Pol Espargaro

“Saya tidak membutuhkan Marc di sisi saya untuk mengatakan kepada saya atau menunjukkan kepada saya, apa yang saya lakukan dengan baik atau apa yag saya lakukan salah,” imbuhnya.

“Saya tahu kapan saya tidak tampil cepat dan saya tahu kapan saya bisa lebih baik,” tukas mantan pembalap Tim KTM tersebut.