Pol Espargaro Kesal Honda Tidak Kompak
2 min read

Pol Espargaro Kesal Honda Tidak Kompak

Pol Espargaro Kesal Honda Tidak Kompak
Espargaro menilai orang-orang di Tim Honda kurang kompak.

JEREZ – Pol Espargaro membeberkan apa yang membuatnya gagal tampil impresif bersama Tim Repsol Honda di MotoGP musim 2021. Ya, Espargaro menilai salah satunya adalah kurang kompaknya Tim Honda dalam mengembangkan motor mereka, yakni RC213V.

Sebagaimana diketahui, Espargaro memang mengawali kampanyenya di MotoGP 2021 dengan performa minor. Bagaimana tidak dari tiga balapan yang sudah berlalu, Espargaro masih belum mampu finis di posisi tiga besar.

Sementara dalam balapan yang berlangsung di Sirkuti Algarve, Portugal, Espargaro justru gagal membawa pulang satu pun poin. Hal tersebut terjadi setelah Espargaro mengalami crash ketika balapan baru berjalan empat lap.

Pol Espargaro
Pol Espargaro

Hasil kurang maksimal juga kembali didapatkan Espargaro ketika menjalani balapan di MotoGP Spanyol 2021. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez tersebut, Espargaro hanya mampu finis di posisi ke-10.

Gara-gara sejumlah hasil minor tersebut, membuat Espargaro harus puas berada di posisi kurang mengesankan pada klasemen sementara MotoGP 2021. Ya, Polyccio –julukan Espargaro– kini terpaku di posisi ke-14 dengan koleksi 17 poin saja, dan kehilangan rasa percaya dirinya.

Espargaro pun mengatakan bahwa performa minornya tersebut tidak lepas dari kurang kompaknya Tim Honda dalam pengembangan RC213V. Hal tersebut terbukti dengan terlalu banyaknya motor yang diturunkan ketika Tim Honda tampil dalam sesi tes pascabalap Jerez pada awal pekan ini.

“Saya ini hanya karyawan Honda, dan saya tentu akan melakukan apa pun yang mereka suruh dan saya akan bekerja dengan paket motor yang mereka sediakan,” jelas Espargaro, sebagaimana dirangkum dari Marca, Rabu (5/5/2021).

Pol Espargaro
Pol Espargaro

“Akan tetapi, motor-motor kami sungguh berbeda dalam balapan, Honda-Honda yang berbeda, dan begitulah yang terjadi. Kami pakai paket motor berbeda. Marc pakai satu, saya pakai satu, dan tim satelit pakai satu lagi,” sambung pembalap berusia 29 tahun tersebut.

“Saya tentu akan menjajal banyak hal berbeda dan ingin lihat apakah kami bisa memperbaiki situasi, karena saya rasa kami terlalu bekerja secara individual, bukannya sebagai kelompok, dan ini menyakiti Honda. Ini tidak bagus,” tuntasnya.