Pimpin Klasemen, Francesco Bagnaia Enggan Terlalu Pede
2 min read

Pimpin Klasemen, Francesco Bagnaia Enggan Terlalu Pede

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP: Pebalap tim Ducati, Francesco Bagnaia mengungkapkan bahwa dirinya tak mau terlalu memikirikan kejuaraan dunia MotoGP. Ia memilih untuk lebih tenang dan fokus menghadapi setiap balapan.

Francesco Bagnaia sukses merebut posisi pimpinan klasemen melengkapi kesuksesan Ducati yang merebut podium 1-2 di MotoGP Spanyol, Minggu (2/5). Dalam balapan tersebut rekan setim Bagnaia, Jack Miller meraih podium tertinggi.

Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Ducati karena mereka belum pernah meraih posisi 1-2 sejak GP Republik Ceska 2018.

Bagnaia memang sukses menggeser Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dari puncak klasemen. Rider yang akrab disapa Pecco ini mengoleksi 66 poin atau unggul 2 angka atas Quartararo yang finis di posisi ke-13 pada GP Spanyol.

Meskipun mampu keluar sebagai pemimpin klasemen sementara, namun hal itu tak menjadikannya merasa berpuas diri. Apalagi, Bagnaia sadar bahwa pencapaiannya dalam empat balapan di MotoGP 2021 ini juga tak bagus-bagus amat.

Rider asal Italia itu memang belum pernah meraih kemenangan pada MotoGP. Pada GP Qatar, dia finis ketiga, lalu finis keenam pada GP Doha, dan finis kedua pada GP Portugal.

"Ini adalah tempat kedua yang lebih baik daripada yang di Portimao (Portugal). Di sana, saya menggunakan motor yang sama seperti di Qatar dan berjalan dengan sangat baik, sementara di Jerez kami harus banyak bekerja keras," kata Bagnaia dilansir dari GPOne.

“Tentu saja saya senang (memimpin klasemen), tetapi itu terjadi begitu saja dan butuh waktu untuk menyadari bahwa saya adalah pemimpin kejuaraan. Ini baru awal, masih ada 16 balapan tersisa," ujar rider berusia 24 tahun itu sebagaimana dilansir dari GPOne.

"Jika saya mulai memikirkan kejuaraan, saya akan lebih lambat. Hari ini kami juga beruntung, karena jika Quartararo tidak memiliki masalah, dia mendominasi akhir pekan. Itu juga benar bahwa untuk memenangkan gelar anda juga harus beruntung," tutur Bagnaia.

Bagnaia juga bertekead untuk tetap lebih fokus dan konsisten pada setiap balapan yang dia jalani.

"Mungkin jika saya berada dalam situasi hari ini tahun lalu, saya akan jatuh. Jadi, saya mengambil langkah maju. Sekarang akan ada sirkuit yang lebih baik bagi kami dan saya harus memikirkan balapan demi balapan dan bekerja keras perbaiki performa motor."

"Saat ini, saya tidak bisa fokus pada kejuaraan, tetapi hanya berpikir untuk meningkatkan performa motor. Saat ini saya tidak bisa fokus pada kejuaraan, tetapi pikirkan saja tentang bersenang-senang. Saya sudah tahu bahwa makan malam yang sangat sulit akan menunggu saya bersama Jack. Saya ingat pada 2019 di Australia setelah naik podium. Saat itu, dia marah-marah sepanjang malam karena saya tidak minum tequila (salah satu jenis minuman keras)," jelasnya.