MotoGP Spanyol: Quartararo Mati-matian sampai Mengerem dengan 4 Jari
2 min read

MotoGP Spanyol: Quartararo Mati-matian sampai Mengerem dengan 4 Jari

KARIM JAAFAR
Fabio Quartararo saat sesi latihan bebas pada MotoGP Doha 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

NONTONGP.COM - Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengalami cedera lengan saat mentas di MotoGP Portugal 2021. Ia berjuang mati-matian, sampai harus mengerem dengan empat jari.

MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5/2021) menjadi salah satu seri yang meninggalkan memori kelam buat Fabio Quartararo.

Bagaimana tidak? Sempat unggul 1,5 detik dari Jack Miller (Ducati) dan memimpin balapan MotoGP Spanyol dengan nyaman, posisi Quartararo berangsur-angsur melorot.

Sampai pada akhirnya, sang pebalap asal Perancis tersebut mesti puas finis di urutan ke-13.

Podium MotoGP Spanyol lantas menjadi milik Jack Miller (Ducati), Francesco Bagnaia (Ducati), dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Usai balapan, Quartararo mengungkap bahwa cedera lengan menjadi pemicu penurunan performa drastis dirinya di MotoGP Spanyol 2021.

Quartararo mengalami kondisi arm pump, di mana otot dan saraf lengan mengalami ketegangan.

Dalam beberapa kasus, arm pump bisa diikuti dengan adanya pembengkakan.

“Saya mengalami masalah serius dengan lengan. Sangat disayangkan sebab saya merasa sangat nyaman di depan,” kata Quartararo seperti dilansir dari Crash.

“Kami mencatat kecepatan luar biasa akhir pekan ini dan kemudian lengan saya tak punya tenaga lagi. Saya sangat kecewa.”

“Namun, saya berjuang sampai akhir, meski hanya untuk tiga angka,” ujarnya lagi.

Quartararo pun menggunakan seluruh tenaga yang tersisa untuk bisa menyelesaikan balapan.

“Saya dalam posisi memimpin dengan keunggulan satu detik, lalu saya kehilangan tenaga.” tutur rider berumur 22 tahun itu.

“Saya masih berjuang enam lap lagi dengan merasakan sakit, untuk mempertahankan satu detik keunggulan, tapi itu mustahil buat saya. Tak ada lagi tenaga.”

“Saya harus mengerem menggunakan empat jari dan biasanya saya hanya memakai satu. Saya juga tak bisa langsung memutar gas secara penuh,” ucap Quartararo mengisahkan perjuangannya di MotoGP Spanyol.

Cedera arm pump muncul karena akumulasi ketegangan pada aktivitas otot lengan, bagian tubuh yang begitu diforsir oleh seorang pebalap MotoGP.

Quartararo pernah menjalani operasi lengan pada 2019 silam untuk mengeliminasi masalah arm pump. Namun, tanpa disangkanya rasa sakit itu kembali di momen-momen krusial MotoGP Spanyol 2021.

Quartararo pun harus rela kehilangan tempat tertinggi di tabel klasemen pebalap MotoGP lantaran hanya bisa menambah 3 angka di Sirkuit Jerez.

Posisinya turun ke tangga kedua dengan catatan 64 poin. Pemimpin klasemen pebalap MotoGP saat ini adalah Francesco Bagnaia yang mengumpulkan 66 angka.

Penulis: Sem BagaskaraEditor: Sem Bagaskara