MotoGP Spanyol: Kronologi Keributan Lorenzo-Marquez
2 min read

MotoGP Spanyol: Kronologi Keributan Lorenzo-Marquez

Jorge Lorenzo dan Marc Marquez sempat terlibat keributan di MotoGP Spanyol 2013. (AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER)
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez sempat terlibat keributan di MotoGP Spanyol 2013. (AFP PHOTO / CRISTINA QUICLER)

Jelang MotoGP Spanyol 2021, Jorge Lorenzo mengungkap kronologi keributan dengan Marc Marquez yang sempat membuat heboh usai balapan di Sirkuit Jerez pada musim 2013.

Pada musim debut di MotoGP 2013, Marquez sudah berseteru dengan Lorenzo. Penyebabnya adalah insiden tikungan terakhir MotoGP Spanyol 2013. Marquez menyenggol Lorenzo pada tikungan terakhir dan finis kedua di belakang Dani Pedrosa.

Kedua pembalap terlibat keributan usai balapan. Salah satu insiden yang terlihat di depan publik adalah Lorenzo menolak jabat tangan Marquez.

Dalam YouTube 99 Seconds, Lorenzo mengungkap kronologi keributan dengan Marquez dari usai balapan MotoGP Spanyol 2013 hingga pulang ke Barcelona menggunakan pesawat yang sama.

"Saya benar-benar marah. Di lap of honour, Marquez melihat saya dan berusaha berjabat tangan, untuk kali pertama saya mengatakan 'tidak' karena dia belum melihat tindakan kotor dia terhadap saya," ujar Lorenzo dikutip dari Marca.

"Di parc ferme saya sangat marah, saya menganggap manuver itu pantas mendapatkan hukuman. Saya membuka helm, tim berusaha menenangkan saya. Darah saya mendidih. Dia coba menjabat tangan saya, saya bilang, 'Saya tidak mau, karena apa yang kamu lakukan terhadap saya tidak bagus'," ucap Lorenzo.

[Gambas:Twitter]

Lorenzo kemudian mengatakan situasi di atas podium juga sangat dingin. Kedua pembalap tidak saling memandang hingga Lorenzo dan Marquez kembali ke paddock masing-masing.

Lorenzo mengaku semakin kesal setelah mengetahui sebagian besar netizen mendukung Marquez di media sosial. Hampir tidak ada orang yang mendukung Lorenzo.

"Marquez yang mendapat dukungan paling banyak, padahal dia orang yang melakukan tindakan paling buruk, seperti penjahat di film. Kondisi itu membuat saya semakin marah," ujar Lorenzo.

Lorenzo kemudian menceritakan insiden aneh usai balapan. Juara dunia MotoGP tiga kali itu mengaku harus duduk satu baris di pesawat dengan Marquez dan kepala mekanik Repsol Honda, Santi Hernandez, dalam penerbangan dari Jerez ke Barcelona.

"Ketika saya sampai ke tempat duduk saya, tebak siapa yang ada di sana? Marc Marquez! Begitu juga Santi Hernandez ada di barisan yang sama. Santi duduk di tengah, mencegah kami mendekat. Kami benar-benar diam. Saya membaca buku, koran, dia melihat laptop," ucap Lorenzo.

"Sebuah kebetulan yang aneh. Di sebuah pesawat yang besar, dengan 250 penumpang, saya dan Marquez berada di barisan yang sama. Jika dia rekan setim saya, itu masuk akal, karena tim pasti menyewa agen perjalanan yang sama. Tapi, kami bukan rekan setim," sambung Lorenzo.

[Gambas:NONTONGP.COM]