MotoGP Spanyol - Hati-hati! Sirkuit Jerez Punya Tikungan Neraka
3 min read

MotoGP Spanyol - Hati-hati! Sirkuit Jerez Punya Tikungan Neraka

MOTOGP
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengalami kecelakaan besar pada sesi FP3 MotoGP Spanyol di Srikuit Jerez, Sabtu (1/5/2021) sore WIB.

NONTONGP.COM - Tikungan 7 di Sirkuit Jerez, venue MotoGP Spanyol, menjadi sorotan para rider setelah serangkaian insiden. Jarak terlalu dekat antara lintasan dan pembatas sirkuit juga jadi sorotan.

Tikungan 7 Sirkuit Jerez memakan korban dua pengendara tim Repsol Honda pada sesi Free Practice MotoGP Spanyol 2021, Sabtu (1/5/2021).

Insiden pertama terjadi kepada Marc Marquez pada akhir-akhir sesi Free Practice 3.

Marquez kehilangan cengkeraman di roda depan saat ia hendak masuk tikungan, yang lazimnya terjadi karena ban segar sang rider masih sedikit dingin setelah keluar dari pit.

Kecelakaan lowside itu menjadi insiden besar setelah ia terjatuh dari motornya dalam kecepatan 180 km/jam dan menyusur aspal serta terpelanting beberapa kali sebelum menabrak secara keras airfence yang membatasi pinggir sirkuit.

Marquez beruntung ia tak tertabrak motornya yang mengikuti arah sama dengannya dan hancur total setelah menabrak tembok pembatas.

Marc Marquez sendiri tak terluka dari insiden itu selain mengalami beberapa memar.

Kendati demikian, sang juara dunia 8 kali tersebut harus menjalani pemeriksaan lanjutan karena merasakan gejala-gejala amnesia saat hendak beristirahat di motorhome-nya.

Kejadian serupa lalu terjadi ke rekan setim Marquez, Pol Espargaro, di sesi FP4.

Espargaro juga mengalami kecelakaan lowside saat hendak memasuki tikungan ke arah kiri tersebut.

Alhasil, motornya dan sang pebalap sliding melewati gravel trap ke tempat sama Marquez menabrak tembok beberapa jam sebelum itu walau dengan kecepatan lebih rendah.

Seusai laga, Espargaro menjelaskan beberapa tipe kecelakaan yang bisa terjadi di tikungan "neraka" tersebut.

"Pertama adalah highside, yang masih menyisakan ruang," tuturnya seperti dikutip dari situs Motorsport Perancis.

"Kemudian, crash di tengah tikungan di mana masih ada ruang walau Anda melaju kencang."

"Namun, jika Anda jatuh seperti saya dan Marc sebelum kami mengurangi kecepatan, di awal-awal tikungan - seperti yang normalnya terjadi pada fase ini - jarak lintasan dengan tembok jelas terlalu dekat."

Espargaro pun berbicara soal potensi kecelakaan horor apabila motor dan pengendara sampai bertabrakan saat crash lowside.

"Oke, kita punya teknologi airfence. Namun, Anda harus berpikir bahwa motor dan pengendara datang dari arah sama."

"Hal terbaik dari mempunyai zona aman adalah Anda selalu terpisah dari motor walaupun seorang pengendara terjatuh dengan kecepatan sama bersama motornya."

"Namun, jika Anda menabrak sesuatu secara tiba-tiba seperti Marc, rangka motor masih bisa datang dengan kecepatan sama seperti Anda. Ini poin yang berbahaya."

Hal serupa juga dilayangkan oleh Joan Mir, sang juara dunia MotoGP, yang pernah mengalami insiden serupa di Tikungan 7 pada MotoGP Spanyol 2019.

"Saya ingat ketika itu saya menyelip di bawah airfence dan menabrak tembok!" ujarnya.

"Saya pikir zona aman di trek ini masih belum mencukupi untuk balapan MotoGP. Hal serupa juga terlihat di Tikungan 1, 5, dan 10."

"Kami berada dalam batas-batas."

Namun, Mir mengaku bahwa ia telah berbicara dengan otoritas terkait dan mereka telah mengatakan akan membenahi isu ini di masa mendatang.

"Kemarin kami berbicara dengan Komisi Keamanan dan saya pikir mereka akan mulai melakukan pembenahan," tuturnya.

"Saya pikir mereka akan mengubah 1-2 tikungan dan terus melakukan pembenahan. Sisi keamanan harus terus dikembangkan di dunia MotoGP."

Sementara itu, kakak Pol, Aleix Espargaro, mengutarakan bukan hanya Tikungan 7 yang berbahaya di Jerez.

Rider Aprilia itu mengatakan bahwa masih banyak bagian sirkuit lain yang patut dibenahi.

"Hal ini membuat saya marah karena saya tak tahu kenapa perlu dua rider jatuh untuk membicarakan soal keselamatan," tuturnya.

"Kami telah berulang kali mengatakan kalau pembatas sirkuit di sini terlalu dekat. Bukan hanya di Tikungan 7 tetapi di bagian lain di mana para pebalap tidak jatuh. Sepertinya, kalian harus menunggu seorang pebalap terjatuh sebelum menanggapi keselamatan secara serius," ujar Aleix.

"Hari ini tak ada yang terjatuh di Tikungan 12 tetapi hanya ada tiga meter zona aman dalam sebuah belokan dengan kecepetan 200 km/jam."

"Dunia MotoGP menjadi kian cepat dengan semua kemajuannya."

"Sebagai contoh, di Tikungan 7. Sebelum-sebelumnya, kami mengerem di 6, belok sangat pelan baru berakselerasi. Kecepatan kami masih rendah saat sampai ke Tikungan 7."

"Namun, kini antara Tikungan 6 dan 7 kami bisa menyentuh 150 km/jam karena ada lebih banyak downforce."

"Jadi, sirkuit-sirkuit menjadi kian kecil dengan kecepatan yang kami catatakan."

Sementara itu, rider Ducati Jack Miller mengatakan salah satu solusinya adalah ukuran gravel yang lebih kecil agar lebih meredam benturan dari pilot yang terjatuh.

"Bagi saya, hal terpenting adalah ukuran gravel-nya karena sekarang mereka seukuran batu sungai. Mereka sangat besar sehingga para rider selalu terpental-pental dan tidak meredam benturan sehingga kami bisa sliding di tanah seperti di Aragon," ujarnya.

"Jadi, bagi saya solusi untuk Tikungan 7 adalah itu, mencari batu gravel yang lebih kecil."

Penulis: Firzie A. IdrisEditor: Firzie A. Idris