Jorge Lorenzo Sarankan Maverick Vinales Pergi ke Psikolog
2 min read

Jorge Lorenzo Sarankan Maverick Vinales Pergi ke Psikolog

Jorge Lorenzo Sarankan Maverick Vinales Pergi ke Psikolog
Lorenzo menyarankan rider Tim Monster Energy Yamaha yakni Maverick Vinales untuk pergi ke psikolog.

LUGANO – Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, menyarankan rider Tim Monster Energy Yamaha yakni Maverick Vinales untuk pergi ke psikolog. Menurutnya ini salah satu langkah tepat karena Lorenzo menilai Vinales memiliki masalah emosional yang kurang stabil.

Pada musim ini, Vinales sendiri sejatinya tidak memiliki penampilan yang buruk. Ia berhasil memulai MotoGP 2021 dengan baik ketika memenangkan seri pertama di Sirkuit Losail. Pada seri kedua, Vinales juga menunjukkan penampilan baik saat finis di urutan kelima.

Maverick Vinales
Maverick Vinales

Sayangnya, pada seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Portimao, Portugal, Vinales mengalami penurunan drastis. Pembalap berpaspor Spanyol itu harus puas finis di urutan ke-11, dan cukup diuntungkan dengan gagalnya para pembalap lain menyentuh garis finis.

Setelah penampilan tersebut, Vinales mendapat banyak kritikan, terutama di Twitter. Bahkan akibat kecaman tersebut, Vinales memutuskan untuk menghapus akunnya, tetapi masih aktif di Facebook dan Instagram.

Situasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Lorenzo. Pria berusia 33 tahun tersebut menilai bahwa Vinales memiliki kelemahan pada sisi mental, terutama emosional, yang membuat mantan pembalap Suzuki itu sering mengalami inkonsistensi.

“Ia memiliki fluktuasi emosional, jadi ia harus lebih seimbang, bagaimanapun juga, selalu ada beberapa masalah,” ungkap Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Rabu (28/4/2021).

Karena itu, Lorenzo menyarankan Vinales untuk pergi ke psikologi demi menyelesaikan masalah emosional tersebut. Lorenzo menilai bahwa solusi tersebut bukan hal memalukan karena ia sendiri pernah melakukannya jika sedang membutuhkan.

“Menurut saya, ia harus mengatasinya (masalah emosional),” tambah Lorenzo.

Maverick Vinales
Maverick Vinales

“Entahlah, mungkin ia harus mendatangkan psikologi olahraga, tidak ada salahnya melakukan itu,” sambungnya.

“Saya telah melakukan ini dalam beberapa kasus di masa lalu ketika saya membutuhkannya. Ia pasti harus melakukan sesuatu, karena mengulang cerita yang sama setiap tahun,” pungkasnya.