Agostini Ramal Marquez Enggak Bakal Juara MotoGP 2021
1 min read

Agostini Ramal Marquez Enggak Bakal Juara MotoGP 2021

Agostini Ramal Marquez Enggak Bakal Juara MotoGP 2021
Marc Marquez menikmati balapan keduanya di ajang MotoGP tahun ini di Sirkuit Jerez, akhir pekan kemarin. Dia selalu ingin kembali merasa baik dengan tunggangan RC213V Honda / Foto: Instagram Marc Marquez

Marc Marquez menikmati balapan keduanya di ajang MotoGP tahun ini di Sirkuit Jerez, akhir pekan kemarin. Dia selalu ingin kembali merasa baik dengan tunggangan RC213V Honda.

Sayangnya, Marquez tidak mendapat sambutan yang meriah dari penggemar yang biasa memenuhi tribun Sirkuit Jerez. Tetapi The Baby Alien harus bisa membiasakan diri dengan kehidupan barunya itu.

Perlahan tapi pasti, Marquez sepertinya sudah mulai merasa nyaman dengan RC213V. Dalam dua balapan yang dijalaninya di Portugal dan Jerez, pembalap asal Spanyol itu sukses menembus posisi 10 besar (7-9).

Artinya, ada tanda-tanda positif yang dirasakan Marquez meskipun banyak kalangan juga menyadari bahwa pada suatu saat ia bakal kembali terjatuh. Giacomo Agostini berpesan juara dunia enam kali MotoGP itu boleh jatuh puluhan kali dan kembali bangkit, tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengulangi kesalahan itu lagi.

"Kamu boleh jatuh 50 kali dan bangun, tapi sekarang bukan waktunya jatuh lagi, karena sebelumnya sangat penting dan rumit. Saya pikir tahun ini adalah pelatihan untuk kembali menjadi dirinya yang dulu," ungkap Agostini dikutip dari Diario AS, Rabu (5/5).

Marquez sebenarnya nyaris melukai cederanya ketika ia mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) jelang balapan di Sirkuit Jerez. Beruntung, dia tidak mengalami masalah serius.

"Sedikit saja bisa memengaruhinya. Itu berasal dari tahun yang penuh dengan kesedihan, kekhawatiran, keraguan apakah Marc akan dapat berlari lagi atau tidak. Jika semuanya berjalan lancar, dalam tiga atau empat balapan dia bisa menjadi Marquez yang sama," tutur Agostini.

"Sekarang semua orang menjadi sangat kuat. Posisi ketujuh yang Marc lakukan di Portimao sangat fantastis dan dia akan kompetitif lagi. Sangat sulit untuk memenangkan kejuaraan Dunia, karena untuk memenangkannya Anda harus maju seratus persen. Bahkan dia tidak bisa menang sembilan puluh persen. Marc selalu hampir jatuh ketika dia menang, karena dia selalu mencapai batas," pungkas Agostini.